Telah kita ketahui bahwa motivasi ada dua macam yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Di dalam kelas, biasanya siswa dengan motivasi intrinsik yang tinggi memiliki semangat belajar yang tinggi pula, mereka serius dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, serta tidak mudah ternggu dengan lingkungan sekitarnya. Ini tentu saja bukan merupakan masalah bagi guru. Namun sebaliknya, bagi siswa yang motivasi instrinsiknya rendah tentu saja diperlukan dorongan dari luar. Dalam hal ini, guru memiliki tugas untuk membangkitkan motivasi ekstrinsik siswa dalam belajar. Ada beberapa strategi yang dapat dilakukan guru, misalnya,
1. Menjelaskan tujuan belajar kepada siswa
Pada permulaan belajar mengajar seharusnya terlebih dahulu seorang guru menjelaskan mengenai Tujuan Instruksional Khusus yang akan dicapainya kepada siwa. Makin jelas tujuan maka makin besar pula motivasi dalam belajar.
2. Hadiah
Berikan hadiah untuk siswa yang berprestasi. Hal ini akan memacu semangat mereka untuk bisa belajar lebih giat lagi. Di samping itu, siswa yang belum berprestasi akan termotivasi untuk bisa mengejar siswa yang berprestasi.
3. Saingan/kompetisi
Guru berusaha mengadakan persaingan di antara siswanya untuk meningkatkan prestasi belajarnya, berusaha memperbaiki hasil prestasi yang telah dicapai sebelumnya.
4. Pujian
Sudah sepantasnya siswa yang berprestasi untuk diberikan penghargaan atau pujian. Tentunya pujian yang bersifat membangun.
5. Hukuman
Hukuman diberikan kepada siswa yang berbuat kesalahan saat proses belajar mengajar. Hukuman ini diberikan dengan harapan agar siswa tersebut mau merubah diri dan berusaha memacu motivasi belajarnya.
6. Membangkitkan dorongan kepada anak didik untuk belajar
Strateginya adalah dengan memberikan perhatian maksimal ke peserta didik. Memberikan semangat, serta memancing siswa untuk aktif di dalam kelas.
8. Membantu kesulitan siswa secara individual maupun kelompok
Bantuan bisa diberikan saat siswa mengerjakan tugas di kelas, misalnya guru berkeliling kelas dan memantau hasil kerja siswa, sekaligus memberikan bantuan pada siswa yang mengalami kesulitan
9. Menggunakan metode yang bervariasi
Dalam hal ini, guru bisa menggunakan metode yang berbeda dalam pokok bahasan yang berbeda. Ini dimaksudkan supaya siswa tidak jenuh dengan satu metode saja.
10. Menggunakan media yang baik dan sesuai dengan tujuan pembelajaran
Penggunaan media juga bisa disesuaikan dengan pokok bahasan. Ada kalanya menggunakan video maupun alat peraga dalam menerangkan suatu hal memberikan hasil yang lebih efektif dibanding menerangkan hanya berdasarkan buku
Orang tua juga bisa menerapkan cara-cara ini. Orang tua biasanya lebih berperan dalam memberikan dorongan ketimbang pengajaran yang berkaitan dengan sekolah. Meskipun demikian, para orang tua harus tetap memantau perkembangan anaknya di sekolah dengan cara bekerja sama dengan guru dalam hal memberi semangat, pengertian, menerapkan disiplin, penghargaan dan hukuman, sehingga apa yang dilakukan di rumah dan di sekolah berjalan beriringan dan konsisten.
Pemberian penghargaan tidak harus selalu dilakukan dengan memberikan benda-benda. Pujian merupakan bentuk lain dari penghargaan. Dengan begitu, anak tidak terbiasa menerima benda-benda tertentu untuk membuatnya belajar.
Sumber:
http://www.bruderfic.or.id/h-129/peran-guru-dalam-membangkitkan-motivasi-belajar-siswa.html



0 comments:
Post a Comment