Sebenarnya bukan pertanyaan pada judul di atas yang pertama kali terlintas. Tapi, tiba-tiba saja tadi siang, terlintas pemikiran seperti ini: "Rasanya orang meninggal tuh kayak apa ya?!?!" Soalnya, hal-hal yang berhubungan dengan kematian, sakit, dan perpisahan adalah hal-hal yang paling paling aku takuti dalam hidup ini. Tapi masalahnya, itu adalah bagian dalam hidup, mau tidak mau kita semua pasti mengalaminya. Padahal udah banyak pengalaman, tapi entah kenapa sampai sekarang aku masih takutnya setengah mati sama 3 hal tersebut (kalau diinget-inget lagi jadi sedih sendiri, hiks...).
Jadi ceritanya, setelah pertanyaan "Rasanya orang meninggal tuh kaya apa ya?!?!" itu muncul, langsung secara otomasis aku mengkaitkannya dengan diri sendiri. Aku pernah baca kutipan yang sangat bagussss yang sebenarnya juga menginspirasi tulisan ini juga (tapi nanti saja dikasih kutipannya di akhir cerita, hehe). Jadi intinya, aku jadi mikir, hidupku di dunia ini udah memberikan arti apa aja sih buat orang-orang di sekitarku?!?! apa ngga ada artinya sama sekali?!?! Apa selama ini aku sudah menjadi orang yang baik dan menyenangkan?? atau malah sebaliknya jahat, menyebalkan dan ngeselin?!?! Tapi sebagai orang normal dengan segala kebaikan dan kekurangannya, aku juga ngga luput dari kesalahan. Aku yakin pasti ada saja orang yang suka maupun ngga suka sama aku. Itu adalah hal yang sangat sangat manusiawi, bahkan Tuhan Yesus yang sangat baik sampai-sampai engga bisa dijelaskan dengan kata-kata, masih ada aja orang yang ngga suka dan sangat menginginkan kematian-Nya...
Trus aku jadi berpikir, seandainya aku cuma punya 1 hari lagi untuk hidup di dunia ini, aku mau ngapain ya?!?! Mungkin hal yang akan aku lakukan adalah nelponin orang-orang yang aku sayang satu-satu (kalo bisa conference akan lebih hemat waktu sebenernya, hehe). Aku mau bilang: "Aku sayang kalian....." Selain itu aku juga mau bilang: "Mungkin selama ini kalian ngerasa biasa-biasa aja, tapi sebenernya kalian ngga tau betapa aku menyayangi kalian, mungkin karena aku engga pernah menunjukkannya...." Kata-kata ini pertama-tama mau aku bilang ke keluargaku, soalnya dengan merekalah aku paling engga pernah menunjukkan, padahal keluarga sendiri tapi malu-malu kuda, wakakaka. Abisnya, keluargaku bukan keluarga romantis gitu sih, jadi aku juga bertumbuh dengan tidak romantis dhee, hahaha....
(Sebenernya nulis note ini ngga memberikan resolusi apa-apa sih, soalnya aku ngga bakalan bilang juga, tapi setidaknya sekedar melepas perasaan saja hehe).
Yahh, begitulah, misalnya aku benar-benar tau kapan hari terakhir itu, aku pasti ngomong ke semua orang yang aku sayang(sayangnya aku ngga pernah tau kapan aku "ehem...." dan kita semua emang engga pernah tau kapan kita akan "ehem..."), dan dengan mengatakan kata-kata itu, pasti pada hari terakhir itu aku merasa bahagiaaaa banget dan pastinya bebas dari beban, dan bisa pergi dengan tenang dan senyum merekah di wajah.
Nahhhh, ini dia nih kutipan ajaib yang bisa menginspirasi tulisan ini. Beginilah bunyinya kutipan itu:
"When you were born, you were crying
and everyone around you was smiling.
Live your life so that when you die,
you're the one who is smiling
and everyone around you is crying."
Kutipan ini memang benar-benar ajaib soalnya bisa membuatku meninggalkan halaman microsoft word-ku dan menulis cerita ini.....tapi tenang karena abis ini akan dilanjutkan, hehe....^^
Yahh, sekian lah cerita kali ini. Kalau ada teman-teman yang baca, boleh di komen-komen kasi masukan juga buat saya, kalau mau kritik dan saran-saran juga boleh...(kaya jualan buku: tuliskan kritik dan saran ke PO BOX 9189, wakakak....;p)
Jadi, jika kamu tahu kalau kamu hanya tinggal memiliki SATU hari lagi hidup di dunia ini, apa yang akan kamu lakukan?!?! Semoga kita semua bisa seperti kata-kata di kutipan "ajaib" ini yah.....^^

God Bless...

0 comments:
Post a Comment